Beranda Tips Kesehatan Dampak Buruk Menjalani Diet Vegan bagi Tubuhmu

Dampak Buruk Menjalani Diet Vegan bagi Tubuhmu

C:\Users\Asus\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\tidak-pernah-makan-daging.jpg

Diet dianggap menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kesehatan yang berkualitas. Setiap orang yang melakukan diet tentu punya alasan masing-masing, entah karena mengalami gangguan kesehatan atau hanya ingin memperbaiki penampilan tubuh. Menjalankan diet tidaklah mudah, dibutuhkan konsistensi supaya hasilnya maksimal. Salah satu diet yang terkenal adalah diet vegan.

Diet vegan adalah pola makan yang tidak mengonsumsi semua produk hewani, termasuk daging, susu sapi, dan telur. Banyak orang yang beranggapan bahwa diet vegetarian atau diet vegan merupakan salah satu cara menjalani gaya hidup sehat. Apalagi makanan hewani diketahui menjadi pemicu banyak penyakit. Ketika seseorang menjalaninya dengan benar, maka diet ini bisa mencegah kolesterol tinggi di dalam tubuh, mengurangi risiko penyakit kronis, menurunkan risiko diabetes tipe 2, dan membantu penurunan berat badan.

Saat memilih menjalankan diet vegan, maka kamu hanya mengonsumsi sayuran, buah, dan sumber makanan dari tumbuhan lainnya. Nyatanya, di dalam sumber makanan hewani terkandung berbagai nutrisi, vitamin, dan zat gizi lain yang penting untuk kesehatan tubuh, termasuk kesehatan mental dan otak yang tidak tergantikan dari sumber makanan tumbuhan.
diet terbukti menurunkan jumlah lemak jenuh, kolesterol, dan kadar gula darah pada tubuh. Namun sebaliknya, jika dikonsumsi dengan cara yang salah, diet vegan bisa berdampak buruk pada tubuh.

Dampak buruk menjalani diet vegan bagi kesehatan tubuhmu seperti :

1.  Kekurangan vitamin B12

Vitamin B12 adalah vitamin yang bermanfaat untuk pembentukan protein, sel darah, dan jaringan dalam tubuh. Kebutuhan vitamin B12 harian bisa didapatkan melalui makanan atau suplemen tambahan yang berasal dari hewani.

Vitamin B12 secara alami banyak terkandung dalam ikan, kerang, daging, hati, telur, susu, yoghurt, dan keju. Bila seseorang menjalani diet vegan maka harus menghindari makanan tersebut akan muncul gejala anemia, lemas, gangguan keseimbangan dan kesemutan pada lengan dan kaki. Untuk itu Vitamin B12 penting untuk proses metabolisme, pemeliharaan sistem saraf pusat dan pembentukan sel darah merah.

2.  Kembung dan masalah pencernaan

Alasan untuk masalah perut ini beragam tetapi penyebab paling utamanya karena pola makan yang buruk dan tidak sehat, bahkan menjalani diet salah satunya adalah diet vegan.
makan buah-buahan dan sayuran yang tepat yang dipenuhi dengan mineral, vitamin, dan serat meningkatkan kesehatan pencernaan Anda.  Bila anda tidak memperhatikan pola diet vegan Anda dan mengonsumsi makanan secara tidak teratur dapat merusak sistem dan proses pencernaan

3. Kekurangan protein

Bahan makanan nabati seperti kacang-kacangan merupakan sumber protein yang baik. Akan tetapi, Anda harus mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat agar tubuh tidak kekurangan protein. Kekurangan protein dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan seperti otot menjadi lemah, tekanan darah dan detak jantung menurun, anemia, gangguan pada hati, serta gangguan penyerapan vitamin dan mineral.

4. Kekurangan omega 3

Asam lemak omega-3, umumnya terdapat dalam jenis ikan seperti salmon, dapat mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan mata, dan membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Untuk mendapatkannya dari bahan makanan nabati seperti rumput laut, biji chia, dan kenari yang semuanya mengandung Omega-3 dalam jumlah cukup banyak. Bila kita kekurangan omega 3 kita dapat terserang penyakit jantung dan penurunan penglihatan mata kita.

5. Kekurangan kalori

Saat kamu melakukan diet vegan, kamu akan mengubah mengkonsumsi makanan dengan produk nabati. Akan tetapi, produk nabati hanya memiliki kepadatan kalori yang lebih rendah daripada makanan yang berasal dari hewani.

Untuk itu kamu harus benar-benar harus memilih makanan dengan volume yang lebih besar untuk mendapatkan semua kalori yang dibutuhkan oleh tubuh. Membatasi diri dari kalori saat Anda sedang menerapkan diet vegan bisa membawa beberapa dampak seperti kelelahan, kekurangan nutrisi dan metabolisme tubuh yang melambat.

6. Kekurangan energi

Sayuran adalah bahan pangan dengan kandungan energi yang sedikit. Untuk mencegah tubuh kekurangan energi, Anda harus mengonsumsi banyak sayuran dan makanan nabati yang dapat menyumbangkan energi. Tetapi bila anda mengkonsumsi daging akan memberikan Anda energi yang diperlukan untuk beraktivitas dan menjalankan fungsi tubuh.

7. Gangguan kesehatan otak

Diet vegan dapat mengarah pada “krisis kolin.” Kolin adalah nutrisi yang penting untuk kesehatan otak dan fungsi lainnya.

Sedangkan kolin biasa ditemukan dalam daging dan unggas. Bagi mereka yang melakukan diet vegan harus mempertimbangkan suplemen

8. Kerontokan rambut

Orang yang tidak pernah makan daging juga berisiko mengalami kekurangan zat besi, vitamin B, dan zinc. Semua nutrisi ini penting untuk pertumbuhan rambut. Kekurangan asupannya dapat menyebabkan rambut rontok.

Zat besi sebetulnya tersedia pada sayuran berdaun hijau dan kacang yang dikeringkan. Sayangnya, penyerapan zat besi dari sumber nabati lebih sulit dibandingkan dari daging.
Itulah sebabnya orang yang menjalani diet vegan biasanya membutuhkan suplemen besi

9. Kepadatan tulang berkurang

Bila konsumsi daging yang berlebihan disebut-sebut bisa memicu kanker, ternyata konsumsi sayur yang ‘berlebihan’ juga memberikan dampak bagi kesehatan. Mempraktikkan diet vegan perlu berhati-hati dengan aneka risiko kesehatan seperti kepadatan tulang berkurang atau osteoporosis. Pola makan yang kurang tepat dapat memicu kekurangan nutrisi, salah satunya nutrisi untuk tulang seperti protein, vitamin D dan vitamin B12, yang kebanyakan berasal dari daging dan susu.

Nutrisi yang baik untuk tulang tak selalu dipenuhi dengan konsumsi produk susu dan daging. Anda bisa mengonsumsi makanan berbahan dasar nabati demi memperoleh kalsium seperti, tahu, yogurt kedelai, susu kedelai, kale, okra, wijen, jeruk dan kacang merah dalam jumlah banyak. Jika kekurangan nutrisi seperti yang disebutkan di atas akan mengalami tulang yang bermasalah dengan istilah osteoporosis.

10. Risiko alami stroke

Penyakit stroke yang berhubungan dengan diet vegan adalah penyakit stroke hemoragik. Salah satu pembuluh darah arteri dalam otak pecah sehingga memicu pendarahan di sekitar organ. Akibatnya aliran darah pada sebagian otak berkurang atau terputus. Jika fatal, fungsi otak bisa terganggu secara permanen dan terjadi stroke

11. Gangguan kesehatan mental

Kekurangan asam folat dapat memicu munculnya depresi. Asam folat didapat dari sumber pangan hewani paling banyak. Akan tetapi bila seorang diet vegan  tidak mengkonsumsi sumber pangan dari hewani. Untuk itu kekurangan asam folat memicu depresi yang dapat membuat seorang mengalami kesehatan mental.

 

Must Read