Beranda Penyakit Fakta Mengenai Kolesterol dan Asam Urat

Fakta Mengenai Kolesterol dan Asam Urat

C:\Users\Asus\Downloads\JAMTIK Jamu JAMTIK Jamu Reumatik Nyeri Persendian fullsize.jpg

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang bisa menyebabkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian. Semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat, tetapi sendi yang paling sering terserang adalah jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Pernyataan kolesterol tinggi sebabkan asam urat dan sebaliknya tidak sepenuhnya tepat. Menurut American Heart Association, kadar kolesterol secara tidak langsung berkaitan dengan kadar asam urat dalam tubuh, karena kolesterol terkait langsung dengan tekanan darah

Menjaga kadar kolesterol tetap normal adalah sebuah kewajiban jika Anda ingin hidup sehat. Pasalnya, kadar asam urat yang tinggi dapat menjadi sumber berbagai penyakit. Salah satunya adalah peningkatan kolesterol. Meski sekilas asam urat dan kolesterol tidak berhubungan, ternyata keduanya berkaitan.

Asam urat adalah senyawa yang terbentuk dalam tubuh ketika tubuh mencerna purin yang dihasilkan tubuh atau dikonsumsi seseorang.  Kolesterol adalah senyawa yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel-selnya. Terdapat dua jenis kolesterol, yaitu LDL atau yang dikenal sebagai kolesterol jahat dan HDL atau yang dinamakan kolesterol baik. Kadar kolesterol yang tinggi umumnya merujuk pada tinggi kadar kolesterol jahat LDL yang mampu menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah arteri.

Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah genetik atau riwayat keluarga, asupan senyawa purin berlebihan, konsumsi alkohol berlebih, kegemukan (obesitas), hipertensi dan penyakit jantung, obat-obatan tertentu (terutama diuretika) dan gangguan fungsi ginjal. Jadi, makanan penyebab asam urat sejatinya merupakan makanan yang tinggi purin, Bukan makanan yang tinggi kolesterol. Makanan yang mengandung kolesterol tinggi justru memicu timbulnya penyakit jantung dan stroke bahkan batu empedu.

Pengobati asam urat dapat dilakukan secara medis maupun upaya secara alami, seperti

1. Pengobatan penyakit asam urat secara medis adalah dengan memberikan obat-obatan untuk meringankan gejalanya dan mencegah penyakit asam urat dapat kambuh kembali. Contohnya dokter memberikan obat colchicine dan obat antiinflamasi nonsteroid ataupun kortikosteroid.

2. Pengobatan asam urat dengan cara alami bisa dilakukan seperti rajin minum air lemon, teh hijau, konsumsi buah dan sayur kaya antioksidan contoh nya apel, ceri,  buah berry, selain itu cara yang dengan mengontrol berat badan, serta minum air yang cukup dan hindari stress.

Itulah cara pengobatan baik yang dilakukan secara medis maupun secara alami bisa anda terapkan bila terkena asam urat dan untuk selalu memantau kadar asam urat yang ada pada tubuh anda. Semoga bermanfaat

Must Read